Friday, 16 December 2011

Leadership !!!

Sabtu, 10 Desember 2011

Hari sabtu ini, kembali bertemu dengan mata kuliah Psikologi Industri, yang ternyata membahas tentang 'Leadership' atau Kepemimpinan..

Diawal pertemuan hari itu, dibuka dengan games dimana kami sekelompok mahasiswa dibagi menjadi 5 kelompok, dan mendiskusikan 5 sifat 'wajib' yang dimiliki oleh seorang pemimpin, setelah merundingkannya dengan kelompok, kita harus menggambarkan sifat-sifat tersebut ke dalam sebuah gambar. Dan tentu saja, di perlihatkan kepada kelompok lain, dan kelompok lain pun menebak sifat yang terpancar dari gambar dan dikoreksi oleh kelompok yang punya gambar. Ya, walaupun kelompok saya tidak memenangkan games tersebut, tetapi apa yang saya dapat dari permainan tersebut sangatlah berharga, yaitu, seorang pemimpin itu dapat dilihat secara non verbal sebesar 80%, dan 20% nya secara verbal..

Dari yang tersirat dalam permainan tersebut, dapat dinyatakan bahwa seorang pemimpin itu dapat dilihat hanya melalui pandangan (visual) saja sebanyak 80%, jadi dapat diartikan, bahwa pemimpin itu adalah seseorang yang tidak perlu banyak bicara, karena kepemimpinan itu terlihat secara kasat mata sebesar 80%.. Jadi, kalau kalian mau dibilang sebagai pemimpin, jangan banyak bicara, just do it and do it.. Tentunya dalam hal yang positif yaaa :)

Apakah pemimpin itu diciptakan atau dilahirkan ??

Pemimpin itu dilahirkan, mengapa ? Karena seluruh umat manusia yang berada di dunia ini dilahirkan sebagai pemimpin.. Tetapi, tidak semua orang mampu melihat ke dalam dirinya sendiri sebagai seorang pemimpin. Dan tentu saja banyak sekali orang yang terlalu asyik dengan keadaannya yang selalu harus 'disuapin' dalam segala hal.

Apakah Anda seorang Pemimpin ? Dan siapakah yang Anda Pimpin ?

Apakah Anda seorang pemimpin ? Itu terlihat dari jawaban Anda sendiri. Jika saya ditodongkan dengan pertanyaan seperti itu, saya akan menjawab, "Ya.. Saya seorang pemimpin. Siapakah yang saya pimpin? Tentunya diri saya pribadi." Apa maksud dari kalimat tersebut yang menyatakan, pemimpin adalah mereka yang memimpin dirinya sendiri, dalam benak saya, kata tersebut mengandung arti, bahwa saya harus mampu memimpin diri saya sendiri, kemudian baru saya bisa memimpin sekelompok kecil atau sekelompok besar manusia.. Mengapa demikian ? Tidak dipungkiri, bahwa kita sebagai manusia adalah orang yang tidak pernah puas, dan banyak sekali sifat-sifat yang membuat kita mengulur-ulur waktu dalam melakukan pekerjaan. Dalam kata lain, pemimpin adalah apa yang mereka katakan adalah apa yang mereka lakukan.. "Walk the Talk !"

Apa yang membuat Anda sebagai seorang Pemimpin ?

Pemimpin adalah seseorang yang BERANI BERMIMPI (maaf capslock-nya rusak). Lalu apa yang jadi mimpi Anda saat ini ? Lagi-lagi jika saya ditodongkan pertanyaan seperti ini, saya akan menjawab, "Mimpi saya adalah saya mempunyai sebuah lembaga sosial masyarakat (LSM) khusus untuk anak-anak broken home dan anak-anak terlantar.."
Mungkin mimpi saya tidak sebanding dengan mimpi Anda sekalian, tp, itu adalah mimpi saya semenjak usia saya 17 tahun, mengapa ? Karena sayang sekali, saya adalah anak broken home, dan saya sangat mengerti apa yang mereka rasakan, disaat mereka membutuhkan sebuah perhatian bahkan sedikit perhatian dari kedua orangtua saat mereka sedang menjalani sebuah Ujian Nasional. Rasa iri saat melihat teman-teman lain mendapatkan perhatian yang ekstra dari orang tuanya bahkan keluarganya. Ya, memang tidak mudah untuk mewujudkan mimpi itu, tetapi saya tidak takut untuk bermimpi. Karena niat saya untuk memeluk mereka atau bahkan sekedar memberi semangat kepada mereka, di usia mereka yang sedang mencari jati dirinya, sudah cukup menghibur diri saya sendiri, karena saya tidak ingin melihat orang-orang disekitar saya merasakan hal yang sama dengan apa yang pernah saya rasakan, sebisa mungkin saya berusaha untuk selalu ada di samping sahabat-sahabat saya saat mereka membutuhkan. Walaupun tidak banyak yang saya bisa lakukan, tetapi dengan mendengarkan keluh kesahnya saja mereka sudah sedikit terhibur. (kenapa jadi curcol gini yaa ? huhuhu -.-') Oke, back to the topic..
Jangan pernah takut untuk bermimpi, karena mimpi adalah awal sebagai seorang pemimpin !

Mimpi yang seperti apakah yang mencerminkan seorang Pemimpin ?

Pemimpin adalah seseorang yang mempunyai mimpi, mimpi yang seperti apa ? Seorang pemimpin bermimpi demi kesejahteraan orang banyak, bukan hanya untuk kepentingan dirinya sendiri :) So, don't be selfish guys ! Pemimpin akan selalu memberikan dampak positif untuk lingkungannya dimana pun pemimpin itu berada, dalam arti lain, pemimpin itu adalah seorang yang tauladan bagi orang-orang yang berada di sekitarnya. Jika, Anda sudah memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar Anda, jangan berhenti ! Terus lah memberi tauladan bagi lingkungan sekitar, karena Anda adalah Pemimpin.
Seorang pemimpin selalu memikirkan untuk 'giving not taking'. Pemimpin selalu memikirkan untuk selalu memberi tanpa berpikir apa yang mereka dapat. Ya, pemimpin adalah yang selalu memberi walaupun apa yang mereka punya tidak sebanyak apa yang orang lain punya, dalam kata lain, pemimpin adalah seorang yang mau berbagi dalam suka maupun duka, dalam keadaan susah maupun senang, dalam keadaan 'diatas' ataupun 'dibawah'.. Tanpa memikirkan sedikit pun balasan..
Memang tidak mudah menyadari bahwa diri kita adalah pemimpin, at least memimpin diri kita sendiri. Dan tidak sedikit manusia yang berpikir mereka adalah pemimpin, tetapi tidak pernah mencerminkan seorang pemimpin..

Pemimpin bukanlah NATO (No Action Talk Only) atau NACO (No Action Concept Only) tetapi mereka yang berani bermimpi, berani mengkonsepkan mimpi mereka, berani memulai mimpi mereka, berani membangun mimpi mereka, berani menerima evaluasi dari orang lain, yang terkadang kritik mereka sangat menjatuhkan mental seorang pemimpin, berani kembali berdiri saat yang lainnya mencoba menjatuhkannya.

So,
Start to dreaming
Don't be afraid to fall
Be Brave Guys !

Hanya itu yang dapat saya sampaikan pada tulisan saya saat ini, jujur saja, saat mengikuti kelas ini, saya ragu, apakah saya seorang pemimpin, karena saya tidak punya siapapun yang saya pimpin kecuali diri saya sendiri, tetapi jawaban dari dosen saya yang luar biasa "Bapak Seta", yang membuat saya tercengan, bahwa saya adalah seorang pemimpin, yang hanya tidak menyadarinya. Dan ketika ditanya tentang mimpi, ya, mimpi saya seperti yang diatas, sangat berbeda dengan jawaban teman-teman saya yang ingin mempunyai sebuah mobil, ingin segera lulus  S1 dan dapat melanjutkan S2, ingin menjadi pengusaha wanita muda, dan sebagainya, dan lagi-lagi jawaban dari dosen saya itu sangat mencengangkan, 'pemimpin adalah mereka yang bermimpi demi kesejahteraan orang lain'.
saya tersentak bukan main, dimana saya termasuk dari orang-orang yang tidak menyadari bahwa saya adalah pemimpin. Dan setiap waktu yang bergulir dalam mata kuliah itu, saya meyakinkan diri saya bahwa saya adalah seorang P E M I M P I N !

Sekian catatan kecilku ini,
Semoga bermanfaat buat kita semua :)

Selamat Menjadi Pemimpin !

Tuesday, 22 November 2011

HRD (Rekruitment dan Seleksi)

Sabtu, 19 November 2011

Psikologi Industri saat itu membahas tentang HR (human resources) dimana ada 2 tahap dalam penarikan tenaga kerja yaitu rekruitment dan seleksi..
Rekruitment adalah salah satu tahap pengumpulan data dari para aplikan yang didapatkan sebanyak-banyaknya baik 'bawaan' orang dalem (intern) atau orang-orang yang meng-apply melalui iklan..
Ditahap rekruitment itu semua aplikan yang dianggap kompeten di dalam bidangnya akan dipanggil, agar personalia tidak kehilangan orang yang benar-benar berkompeten di bidangnya, oleh karena itu, sebagai personalia, mereka harus benar-benar selektif dan memanggil semua aplikan yang benar memenuhi syarat..
Ada salah satu tips agar application letter Anda dilirik bahkan ditarik dari tumpukan application letter yang lain adalah 'be different' buatlah application letter semenarik mungkin dan buatlah berbeda dengan application letter yang lain :) trust me its works :p ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ "̮
Selain itu dalam membuat CV jangan lah terlalu tebal, karena apa? Jika CV yang Anda buat tebal, maka itu dapat menunjukkan bahwa Anda takut, so, don't be affraid ! selagi Anda tidak berbohong, just relax :) rezeki mah gak akan ketuker, mungkin bagi Anda-anda yang merasa susah mendapatkan pekerjaan, cobalah introspeksi diri, jangan sekali-kali Anda berbohong saat menulis CV Anda, karena itu akan berdampak negatif untuk Anda sendiri..
Selanjutnya tahap seleksi,
Ditahap seleksi ini, Anda akan melalui berbagai tahap seleksi..
1. Seleksi by Personalia
Ditahap seleksi ini, Anda akan dihadapkan bersama bagian HR atau personalia, yang akan mewawancarai Anda agar mereka mengetahui sekilas sifat dan sikap Anda, karena para personalia ini diajarkan agar dapat membaca seseorang melalui wajah, tangan, ataupun gerakan-gerakan kecil yang tanpa sengaja Anda lakukan, so be careful guys ! :D
Setelah melalui tahap seleksi dengan pihak personalia, Anda akan dipanggil lagi untuk diwanwancarai oleh User..
2. Seleksi by User
Ditahap ini, janganlah sekali-kali Anda berbohong kepada user, karena user adalah orang yang mempunyai kompetensi atau pengetahuan yang lebih dari Anda, so, be honestly ! Karena jika pada saat di wawancara oleh User Anda bersikap seolah-olah pernah melakukan segalanya dan mahir dalam melakukannya, pada saat Anda disuruh mengikuti job training akan terlihat dengan jelas kebenarannya, sekali lagi saya tekankan, just be honest to your self :)
Setelah seleksi dengan User berhasil Anda lewati, tahap selanjutnya adalah Test Psikotest..
3. Test Psikotest
Pada tahap ini akan terlihat kepribadian Anda, Attitude Anda, Emosional Anda, dan sekali lagi pada test ini bersikaplah jujur, karena dengan begitu, akan terlihat dengan jelas bagaimana kepribadian Anda. Test ini dilakukan untuk meyakinkan bagian personalia dan user dengan tanggapan mereka terhadap Anda, jadi, akan terlihat jika Anda berbohong, just be your self guys, tunjukkan dirimu sebagaimana dirimu yang sebenarnya :D
Setelah itu, ada tahap keempat, yaitu, wawancara dengan presiden direktur atau general manager..
4. Seleksi by General Manager
Pada tahap seleksi ini, General Manager akan banyak bertanya tentang salary, tunjangan-tunjangan, fasilitas-fasilitas, dan yang lainnya, sehingga didapatkan keputusan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak :)
Setelah seleksi ini Anda akan diminta untuk melakukan satu tes lagi, yaitu tes kesehatan.
5. Tes Kesehatan
Ditahap terakhir ini Anda akan dites kesehatannya oleh badan / lembaga kesehatan yang bekerjasama dengan perusahaan tersebut ataupun Anda dirujuk ke lembaga yang ahli dibidangnya tersebut. Setelah melewati berbagai tes kesehatan, jika hasilnya baik, Anda akan diterima di perusahaan tersebut..

Catatan Kecil :
1. Jika Anda sudah disuruh bekerja tanpa tandatangan kontrak terlebih dahulu, janganlah terlalu bersemangat untuk mengiyakannya, karena saya banyak mendengar cerita yang kurang mengenakkan tentang kejadian diatas, karena Anda akan menyesal dikemudian hari, jika gaji Anda diturunkan sepihak karena ketidaksetujuan salah satu dari pihak perusahaan..
2. Sekali lagi saya tegaskan, Just Be Your Self and Be Honest To Your Self.. Karena itu akan membawa dampak yang sangat positif untuk Anda :) dan jangan berbohong tentang diri Anda, karena sebaliknya, akan membawa dampak negatif untuk diri Anda sendiri :)
3. Be different is good :) jadilah orang yang berbeda dengan kebanyakan orang lain guys, karena itu akan memberikan Anda dampak positif karena akan menarik perhatian bagian personalia di bagian pengrekruitment tenaga kerja :)

Selain itu, untuk para personalia atau bagian HR, jika ditemukan seseorang yang saat di seleksi, hasil psikotestnya bagus, hasil interviewnya pun bagus, tapi, saat dilapangan, mereka tidak seperti yang tertera dalam test tersebut, cobalah untuk memvalidasikan test psikotestnya, karena bisa jadi, test tersebut sudaaaaaaah laaaaammaaaaaa sekali tetapi masih digunakan hingga hari ini, karena, bisa jadi test psikotest yang diberikan sudah tidak valid, karena apa? Karena jaman pun berubah, teknologi sudah maju, pendidikan pun berkembang, jadi, jika sarana dan prasarana dalam melakukan test psikotest tersebut sudah tidak valid, bisa disimpulkan, karena kesalahan test psikotest tersebut, yang memberikan nilai yang jauh berbeda dengan sifat / kepribadian orang tersebut.
Jika psikotestnya sudah valid, lakukankah psikotest ulang, jika hasilnya tetap sama, berarti bisa jadi dari pribadi orang tersebut, karena ketidakpuasannya terhadap perusahaan, atau pasti ada masalah yang sedang dia hadapi, sehingga menurunkan kinerjanya, mungkin karena orang tersebut kurang bisa mengesampingkan masalah pribadinya, sehingga masalah pribadi baginya dibawa-bawa hingga ke kantor, maka, bukan tidak mungkin akan menurunkan kinerjanya bukan?

Untuk masalah ketidakpuasan terhadap perusahaan, saya dan teman-teman saya ditempat saya bekerja sekarang merasakan betul bagaimana rasanya :(
Perusahaan yang menginginkan laba yang besar (gak saya pungkiri, kalo tiap perusahaan ingin mendapatkan laba yang besar), tp, mereka sangat tidak mementingkan kepuasan intern, contohnya saja, betapa kecewanya mereka yang sudah bekerja hingga ± 6 - 7 tahun, saat menerima THR pada lebaran tahun ini, hanya mendapatkan kurang dari 1x gaji, jujur saja, aku kaget setengah mati, karena mereka sudah begitu loyal dengan perusahaan ini, tetapi hanya mendapat THR sekecil itu?
Benar saja, tidak lama kemudian, saya pun dikecewakan oleh perusahaan itu, saya yang diharuskan lembur karena sedang adanya masalah, pulang lebih malam, hingga hari sabtu pun saya relakan masuk ke kantor, untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut, tetapi saat pembagian gaji, saya melihat slip saya, tidak ada tambahan apapun untuk lembur, WTF ? (What the funny?) Lucu rasanya dengan perusahaan ini, yang sangat tidak mementingkan kepuasan intern, sehingga banyak orang-orang di perusahaan ini tidak bersemangat, dan hanya kerja seadanya saja, jarang sekali dari mereka yang mau kerja lembur, apalagi saya !
Ya, mungkin itu karena kesalahan saya juga yang langsung bekerja tanpa menandatangani kontrak terlebih dahulu, jadi ini adalah pelajaran terpenting buat saya, terlebih setelah mempelajari Psikologi Industri :)

Rejezi gak akan ketuker :) selagi Anda tetap bersemangat dan selalu berusaha, dan jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Yang Maha Kuasa, maka akan dimudahkan jalan untuk Anda sekalian :D

Semoga catatan pendek ini bermanfaat untuk Anda sekalian,
Dan ingatlah selalu 3B (Three Be)
Be yourself
Be honest
Be different


Have a good day guys :) :D

Thursday, 29 September 2011

Psikologi Industri :)

apa sich itu psikologi industri??
yang jelas salah satu mata kuliah yang sedang saya ambil di semester 2 ini :)
hmmm, dari pertemuan pertama sabtu lalu, banyak bgt 'pencerahan' yang didapat saat mata kuliah ini berlangsung, tentang organisasi yang kita sepakati sama dengan suatu perusahaan, dimana terdapat sekumpulan orang-orang yang melakukan sesuatu kegiatan yang terstruktur dan mempunyai tujuan yang sama.
coba, perusahaan mana yang tidak mempunyai ciri-ciri diatas??

jadi, kesimpulannya organisasi itu sama dengan perusahaan.

oke, kita sambungin dengan tempat saya bekerja di salah satu perusahaan plating di daerah gunung putri,
jujur aja karena saya pun baru masuk kurang lebih 3minggu, jadi saya belum bisa menilai semuanya dengan baik...

pertama saya masuk ke perusahaan itu, saya diperkenalkan oleh seluruh pegawai yang ada, dan saya diberi job desc yang memang sesuai dengan pekerjaan saya sebagai analis kimia (Quality Control dan Admin Lab) oke, gak masalah, maenannya sama komputer doang koq :)

setelah beberapa hari, saya pelajari orang-orang disekitar saya, mulai dari kepala QC, kepala produksi, sampe 'Tuan Muda' anak dari yang empunya perusahaan itu, karena beliau sering terjun langsung ke produksi, apalagi kalo lagi ada masalah,

inget banget, baru hari ke-2 saya bekerja disana, beliau yang begitu kaku terhadap keadaan, dalam arti semuanya harus sesuai teori, sehingga membuat saya harus pulang lebih sore, memberikan pertanyaan-pertanyaan yang menurut saya seharusnya dia tahu, karena beliau adalah seorang sarjana kimia dari universitas luar negeri.. hemmm, membuat saya bingung harus bagaimana ! (karena takut dikira sok pinter :p)

keesokan harinya saya mendengar cerita dari orang-orang produksi bahwa beliau itu memang seperti itu, yang selalu kaku terhadap keadaan, karena semua yang ada di teori harus sama dengan hasil prakteknya, padahal kan gak ada teori yang bisa sama 100% dengan hal yang terjadi di prakteknya, makanya, sekolah menengah kejuruan (SMK) lebih banyak praktek dibanding teori, agar kita bisa lebih mengetahui duduk persoalan yang terjadi bukan? bukan hanya modal teori, tapi harus dibuktikan dengan praktik, karena sedikit saja perlakuan berbeda yang kita berikan terhadap sesuatu itu, maka akan menghasilkan yang berbeda juga..

hingga akhirnya saya baru mengetahui, bahwa 'orang-orang besar' disana tidak ada yang basic-nya dari kimia, padahal perusahaan ini salah satu perusahaan manufactur, dimana setidaknya ada satu lah 'orang kimia' didalamnya, bahkan kepala QC pun bukan dari Sekolah Kejuruan Analis Kimia / Kimia, beliau merupakan 'orang mesin' betapa kagetnya saya mendengarnya, bagaimana bisa perusahaan ini maju jika tidak ada salah satu diantara mereka dari kejuruan kimia??

hemmm, pantas saja perusahaan ini sempat bangkrut, sehingga berganti alih kepimpinan..

selain itu, perusahaan ini memang sangat mementingkan kepuasaan pelanggan (eksternal) dibandingkan kepuasaan karyawan (internal), padahal bisa dibayangkan bagaimana jika kepuasaan internal tidak terpenuhi???
mereka pun pasti akan bermalas-malasan atau menunda-nunda pekerjaan, akan terbentuknya rasa sakit hati terhadap perusahaan yang akan menguras tenaga, hati dan pikiran mereka, dan pasti mereka akan mengeluh karena mereka merasa tidak dihargai oleh 'pimpinan-nya' padahal mereka sudah bertahun-tahun bekerja di perusahaan itu, bertahan selama ini, dengan gaji yang tidak tinggi, miris rasanya mendengar cerita itu..
bukankah ciri-ciri diatas aka menurunkan kualitas kita sebagai SDM yang mempunyai skill dan attitude yang baik??

entah, mereka hanya menakuti-nakuti saya selaku 'newbie' disana karena takut tersingkir, atau mereka memang hanya bercerita tentang buruknya 'penggunaan' SDM di perusahaan ini???

ya, yang bisa saya lakukan sekarang adalah saya harus lebih berpositif thinking dalam perusahaan ini, saya ingin turut menyumbang ide atau tenaga saya untuk dapat memajukan perusahaan ini, dan setelah saya berkarya dengan baik saya ingin memajukan permohonan untuk mementingkan kepuasan internal ya, semoga saja 'orang-orang besar' itu sadar, bahwa pentingnya kepuasan internal, karena jika kepuasan internal itu terpenuhi, jalannya produksi di perusahaan ini pasti sangat lancar dan baik untuk semuanyaa... bukankah lebih baik bila itu terjadi???
kepuasan pelanggan itu penting, tapi, kepuasaan karyawan tidak kalah penting :)

oia, ada satu pertanyaan lagi, yang sampai sekarang belum saya temukan jawabannya,
apakah kita harus mencintai apa yang kita lakukan??
atau
kita lakukan yang kita cintai??

terima kasih :))))